Rabu, 30 Mei 2012
Selasa, 29 Mei 2012
Info : Tubuh sehat diawali konsumsi minuman yang tepat
Memiliki tubuh sehat ternyata dipengaruhi cara memilih minuman
yang sehat pula. Jika caranya tepat, porsinya juga tepat, maka hidup
sehat tidak lagi sulit digapai.
Berikut ada 12 cara sehat mengkonsumsi minuman sehat seperti dikutip dari
grup facebook GERAKAN SADAR GIZI yang ditulis ahli gizi Rosihan Anwar Sgz.1. Awalilah menu minuman (atau makanan) pagi Anda dengan jus sayuran. Brokoli, wortel, bayam, dan ketimun adalah sayur-sayuran dengan konsentrasi air juga serat yang tinggi.
2. Konsumsilah teh setidaknya 2 cangkir setiap harinya. Minuman teh hijau memiliki manfaat lebih banyak bagi kesehatan ketimbang teh hitam dan mudah ditemukan di tempat perbelanjaan terdekat di rumah Anda. Usahakan memilih teh tubruk (bukan teh bubuk) dan bukan teh celup. Ingat, tidak pakai gula.
3. Makan 5 porsi buah yang berbeda setiap harinya. Ya, buah juga sumber minuman. Bisa dikatakan dapat memakan minuman Anda sendiri.
4. Jangan kaget melihat jumlahnya. Satu porsi buah bukan berarti satu buah. Seiris pepaya, seiris semangka, beberapa iris apel, jeruk, dan mangga, bisa jadi pilihan tepat. Mungkin Anda bisa mulai mencari tukang rujak yang dapat menjadi langganan Anda di sekitar tempat aktivitas harian Anda. Sudah sehat, segar pula.
5. Kurangi asupan karbohidrat dan lemak dan tambahkan porsi sayur Anda. Karbohidrat dan lemak menyerap air sehingga mereka yang mengkonsumsi terlalu banyak karbohidrat dan lemak biasanya mudah merasa badannya panas.
6. Tidak perlu makan suplemen. Mengkonsumsi suplemen berarti minum air putih lebih banyak agar tidak ada pengendapan ginjal akibat bahan-bahan kimia pembentuk suplemen-walau para produsennya mengaku menggunakan teknologi alami. Lagipula, bila pola makan Anda sudah benar, berarti kebutuhan vitamin bagi tubuh Anda juga sudah tepat. Vitamin yang berlebih juga akan keluar melalui air seni, jadi buat apa-apa buang-buang uang?
7. Lebih banyak minum di kala pagi menjelang sore dan kurangi ketika menjelang malam. Anda tidak mau kan terganggu tidurnya karena bolak-balik ke kamar mandi?
8. Saat puasa lebih baik mencukupkan porsi minuman dengan cara mencicil dari sejak buka puasa hingga imsak. Penyerapan cairan akan lebih efektif ketimbang minum sekaligus empat gelas pada saat sahur. Bukannya terserap tubuh, tetapi malah beser.
9. Bagi ibu menyusui, minumlah sebelum dan sesudah menyusui agar mempercepat pengisian ulang air susu ibu.
10. Minum usai olahraga memang melegakan, tetapi minumlah dengan perlahan dan tidak sekaligus. Lakukanlah dalam keadaan santai alias tidak ngos-ngosan karena picu jantung masih sangat kencang.
11. Pada suhu udara yang sangat panas dan kering disarankan mengkonsumsi minuman dingin untuk menghindari dehidrasi. Biasanya terjadi di daerah-daerah gurun pasir atau savana.
12. Hindari soda dan kafein. Soda menyerap air yang begitu banyak sehingga kita akan selalu merasa haus walau sudah meminum air soda dalam jumlah banyak. Sedangkan endapan kafein dapat mengganggu ginjal Anda.
sumber : Yahoo
Selasa, 22 Mei 2012
Berbagi info : Jantung Sehat Berkat Makan Semangka
Rasanya yang manis dan mengandung banyak air, tak hanya menjadikan buah
semangka sebagai buah favorit. Ternyata, buah dengan daging berwarna
merah cerah ini amat bermanfaat bagi kesehatan tubuh.
Menurut penelitian, makan semangka baik bagi penderita hipertensi. Pasalnya, memakan buah ini dapat membantu mengurangi tekanan darah tinggi. Tekanan darah tinggi bisa memicu risiko penyakit jantung dan stroke.
Penelitian di Florida telah menemukan bahwa senyawa alami dalam buah semangka, yaitu citrulline, yang membantu melebarkan dan merilekskan pembuluh darah, sehingga jantung tidak harus bekerja keras untuk memompa darah ke seluruh tubuh.
Menurut riset, kadar citrulline lebih banyak ditemukan pada kulitnya dan dapat ditemukan pada semua warna semangka. Namun, yang paling tinggi kandungannya terdapat dalam jenis semangka kuning.
Penelitian lain dari University Kentucky juga menunjukkan bahwa semangka baik dikonsumsi untuk menjaga berat badan dan membantu kesehatan jantung.
Tak hanya itu, penelitian di Inggris juga menunjukkan manfaat lain semangka. Menggunakan tikus yang telah diberi makanan berkolesterol tinggi, peneliti kemudian memberikannya jus semangka setiap hari. Hasilnya, tikus tampak lebih sehat bahkan jumlah kolesterol jahat menjadi lebih rendah dalam darahnya.
Sebaiknya mengonsumsi semangka dalam porsi yang cukup. Terlalu banyak makan semangka bisa membuat Anda buang air kecil terus menerus, karena semangka bersifat diuretik. Kandungan gula yang tinggi dalam semangka juga harus jadi perhatian.
sumber : Yahoo
Menurut penelitian, makan semangka baik bagi penderita hipertensi. Pasalnya, memakan buah ini dapat membantu mengurangi tekanan darah tinggi. Tekanan darah tinggi bisa memicu risiko penyakit jantung dan stroke.
Penelitian di Florida telah menemukan bahwa senyawa alami dalam buah semangka, yaitu citrulline, yang membantu melebarkan dan merilekskan pembuluh darah, sehingga jantung tidak harus bekerja keras untuk memompa darah ke seluruh tubuh.
Menurut riset, kadar citrulline lebih banyak ditemukan pada kulitnya dan dapat ditemukan pada semua warna semangka. Namun, yang paling tinggi kandungannya terdapat dalam jenis semangka kuning.
Penelitian lain dari University Kentucky juga menunjukkan bahwa semangka baik dikonsumsi untuk menjaga berat badan dan membantu kesehatan jantung.
Tak hanya itu, penelitian di Inggris juga menunjukkan manfaat lain semangka. Menggunakan tikus yang telah diberi makanan berkolesterol tinggi, peneliti kemudian memberikannya jus semangka setiap hari. Hasilnya, tikus tampak lebih sehat bahkan jumlah kolesterol jahat menjadi lebih rendah dalam darahnya.
Sebaiknya mengonsumsi semangka dalam porsi yang cukup. Terlalu banyak makan semangka bisa membuat Anda buang air kecil terus menerus, karena semangka bersifat diuretik. Kandungan gula yang tinggi dalam semangka juga harus jadi perhatian.
sumber : Yahoo
Info : Jangan terlalu makan banyak buah ini
Saat sedang merasa lapar, terkadang orang ingin
mengunyah cemilan, seperti keripik, cokelat, hingga kue, yang sangat
memanjakan lidah. Agar tetap sehat, banyak orang mengganti
cemilan-cemilan tersebut dengan buah-buahan segar.
Buah-buahan memang kaya akan vitamin dan mineral yang menunjang diet sehat Anda. Sayangnya, masih banyak orang menganggap semua buah pasti menyehatkan padahal ada beberapa buah yang sebaiknya tidak dipilih sebagai cemilan. Timesofindia (14/5) menyebutkan beberapa buah yang sebaiknya Anda hindari untuk dijadikan cemilan sehat.
Melon dan semangka
Kedua buah ini memiliki kandungan air yang cukup banyak sehingga baik untuk mengatasi dehidrasi. Sayangnya, kandungan gula dalam keduanya cukup tinggi (Indeks glikemik mencapai 65-100 persen), sehingga sangat tidak disarankan bagi mereka yang memiliki diabetes atau memiliki riwayat keluarga penderita diabetes untuk mengonsumsi buah ini.
Nanas
Buah yang cukup unik ini memang kaya akan vitamin dan mineral. Selain itu, buah nanas juga rendah lemak sehingga baik untuk menurunkan kolesterol. Namun, buah nanas yang masak mengandung kadar gula yang cukup tinggi. Penderita diabetes sebaiknya tidak mengonsumsi nanas secara berlebihan. Selain itu, buah ini juga mengandung bromelain, sebuah enzim yang dapat mengurangi peradangan dan pembengkakan.
Mangga dan pepaya
Buah ini tentu saja menjadi favorit Anda. Meskipun rasanya tidak semanis nanas, buah mangga dan pepaya akan aman jika dikonsumsi sesekali saja. Untuk menggantikan keduanya, Anda bisa mencoba pisang. Walaupun pisang juga memiliki kandungan gula yang cukup tinggi (GI mencapai 55), namun pisang merupakan sumber energi yang baik.
sumber : Yahoo
Buah-buahan memang kaya akan vitamin dan mineral yang menunjang diet sehat Anda. Sayangnya, masih banyak orang menganggap semua buah pasti menyehatkan padahal ada beberapa buah yang sebaiknya tidak dipilih sebagai cemilan. Timesofindia (14/5) menyebutkan beberapa buah yang sebaiknya Anda hindari untuk dijadikan cemilan sehat.
Melon dan semangka
Kedua buah ini memiliki kandungan air yang cukup banyak sehingga baik untuk mengatasi dehidrasi. Sayangnya, kandungan gula dalam keduanya cukup tinggi (Indeks glikemik mencapai 65-100 persen), sehingga sangat tidak disarankan bagi mereka yang memiliki diabetes atau memiliki riwayat keluarga penderita diabetes untuk mengonsumsi buah ini.
Nanas
Buah yang cukup unik ini memang kaya akan vitamin dan mineral. Selain itu, buah nanas juga rendah lemak sehingga baik untuk menurunkan kolesterol. Namun, buah nanas yang masak mengandung kadar gula yang cukup tinggi. Penderita diabetes sebaiknya tidak mengonsumsi nanas secara berlebihan. Selain itu, buah ini juga mengandung bromelain, sebuah enzim yang dapat mengurangi peradangan dan pembengkakan.
Mangga dan pepaya
Buah ini tentu saja menjadi favorit Anda. Meskipun rasanya tidak semanis nanas, buah mangga dan pepaya akan aman jika dikonsumsi sesekali saja. Untuk menggantikan keduanya, Anda bisa mencoba pisang. Walaupun pisang juga memiliki kandungan gula yang cukup tinggi (GI mencapai 55), namun pisang merupakan sumber energi yang baik.
sumber : Yahoo
Senin, 21 Mei 2012
Rafting
Sabtu, 12 Mei 2012
Jumat, 11 Mei 2012
Langganan:
Postingan (Atom)













